Keberanian Sejati

adalah ketika kita melampaui batasan ruang dan waktu, menembus dimensi-dimensi yang tersembunyi — dari masa lalu yang membentuk akar kita, masa kini yang kita jalani, hingga masa depan yang penuh misteri dan harapan.

10 Oktober 2025

Alien

 

Siapa yang tidak kenal dengan Superman, manusia super yang datang dari planet Krypton. Namun menariknya, hampir tidak ada yang menyebut Superman sebagai alien. Mengapa begitu? Mungkin karena ia digambarkan sebagai pahlawan, atau karena wujudnya sangat mirip manusia. Padahal, banyak orang membayangkan alien sebagai makhluk berkepala besar, berbentuk aneh, atau tidak menyerupai manusia — seperti yang sering kita lihat di film-film ET, Star Trek, The X-Files, atau Men in Black.

 

Kata alien sendiri berasal dari bahasa Latin alienus, yang berarti “asing” atau “bukan dari sini”. Dalam ilmu pengetahuan modern, istilah alien biasanya digunakan untuk menyebut makhluk hidup yang berasal dari luar Bumi (extraterrestrial life). Jadi, alien tidak selalu berbentuk aneh seperti di film. Bisa saja mereka berupa mikroorganisme seperti bakteri atau makhluk lain yang lebih kompleks, selama asalnya bukan dari planet kita.

 

Hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang benar-benar menunjukkan bahwa makhluk luar angkasa itu ada. Memang ada banyak laporan tentang penampakan UFO (Unidentified Flying Object) atau UAP (Unidentified Aerial Phenomena), tetapi sejauh ini belum ada yang terbukti berasal dari kehidupan alien. Sebagian besar bisa dijelaskan sebagai fenomena alam, pesawat, satelit, atau bahkan ilusi optik. Meski begitu, kemungkinan adanya kehidupan lain di luar Bumi tetap terbuka lebar. Alam semesta sangat luas, berisi ratusan miliar galaksi, dan masing-masing galaksi memiliki ratusan miliar bintang — banyak di antaranya memiliki planet mirip Bumi.

 

Lembaga seperti NASA, ESA, dan berbagai badan penelitian lain terus mencari tanda-tanda kehidupan di luar sana. Mereka meneliti Mars, Europa (bulan planet Jupiter), Enceladus (bulan planet Saturnus), serta planet-planet di luar tata surya (exoplanet). Program SETI (Search for Extraterrestrial Intelligence) juga berupaya mendengarkan sinyal radio dari ruang angkasa untuk mencari kemungkinan adanya kecerdasan makhluk lain.

 

Kalau kita mau jujur, selama ini kita masih berpikir bahwa alien adalah makhluk luar angkasa yang datang ke Bumi, sementara kita sendiri adalah penghuni “asli” planet ini. Mungkin sudah saatnya kita melihat dari sudut pandang yang lebih luas — bahwa “keasingan” itu tergantung dari mana kita memandangnya. Mari kita renungkan dari mana asal muasal nenek moyang kita, Nabi Adam Alaihissallam, dan istrinya Hawa?

Ingatlah ketika Rabbmu berfirman kepada para Malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” mereka berkata, “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Allâh berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Al Baqarah: 30)

 

Wahai Adam! Tinggallah engkau dan istrimu di surga, dan makanlah berbagai makanan dengan nikmat yang ada di sana sesukamu. (Tetapi) janganlah kamu dekati pohon ini, maka kamu akan termasuk kedalam orang yang dzalim!  (QS. Al Baqarah: 35)

 

"Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain. Dan bagi kamu terdapat tempat tinggal dan kesenangan di bumi sampai waktu yang ditetapkan." (QS. Al Baqarah: 36)

 

Jelaslah dari Quran surat al Baqarah diatas, bahwa bangsa manusia sebagai anak cucu Adam dan Hawa bukan penghuni asli bumi. Siapa penghuni bumi sebelum nabi Adam dan Hawa diturunkan ke bumi?

 

Menurut keterangan Ibnu Katsir, al-hin dan al-bin adalah sekelompok bangsa jin yang mendiami bumi sebelum kedatangan Nabi Adam Alaihissallam.  Ada yang berpendapat postur mereka berada di antara jin dan manusia. Menurut Abdullah bin Amru, al-hin dan al-bin telah hidup di bumi dua ribu tahun sebelum Nabi Adam Alaihissallam diciptakan. Mereka saling membunuh satu sama lain. Karena kerusakan yang mereka timbulkan, Allah SWT mengutus malaikat untuk mengusir mereka ke pulau-pulau terpencil.

 

Jika merujuk definisi diatas, alien adalah digunakan untuk menyebut makhluk hidup yang berasal dari luar Bumi, maka dapat dikatakan bahwa manusia itu tergolong alien. Tapi kerennya nenek moyang manusia berasal dari surga, penduduk asli surga, alangkah ruginya jika sebagai anak cucunya kita tidak ikut pulang kembali hidup di surga.